
Bintang
Siapa yang ingat dengan lirik lagu, "bintang kecil~ di langit yang biru" Benarkah bintang itu kecil? Tapi, sebenarnya apa sih bintang itu?
Yuk simak video ini untuk berkenalan dengan bintang!
Struktur Matahari
Bintang merupakan benda langit berupa bola gas yang dapat memancarkan panas dan cahayanya sendiri.
Bintang berdasarkan ukuran bintang dan suhu permukaannya





Hai!! Baca aku ya untuk mengenal matahari lebih dalam
Inti Matahari
Inti matahari merupakan bagian paling dalam dari matahari. Bagian ini diperkirakan memiliki suhu 16 juta derajat celcius. Pada lapisan ini terjadi reaksi fusi sehingga dihasilkan energi yang akan dipancarkan ke lapisan keluar setelahnya. Pancaran energi ini terjadi secara radiasi.
Zona Radiasi (Radiative Zone)
Terletak tepat di luar inti. Energi dari inti Matahari bergerak melewati lapisan ini dalam bentuk radiasi elektromagnetik (foton). Proses ini sangat lambat, sebuah foton bisa membutuhkan waktu ribuan hingga jutaan tahun untuk bisa keluar dari zona ini karena partikelnya sangat padat.
Zona Konveksi (Convexion Zone)
Ini adalah lapisan terluar dari interior Matahari. Di sini, energi ditransfer melalui proses konveksi (seperti air yang mendidih di dalam panci). Plasma panas di bagian bawah zona ini bergerak naik ke permukaan, mendingin, lalu tenggelam kembali ke bawah untuk dipanaskan ulang.
Fotosfer (Photosphere)
Ini adalah "permukaan" Matahari yang bisa kita lihat (meskipun Matahari tidak memiliki permukaan padat). Cahaya matahari yang sampai ke Bumi dipancarkan dari lapisan ini. Suhunya jauh lebih dingin dibandingkan inti, yakni sekitar 5.500 derajat Celcius. Di lapisan ini juga sering muncul sunspot atau bintik matahari (area yang lebih dingin dan tampak gelap).
Kromosfer (Chromosphere)
Lapisan tepat di atas fotosfer. Namanya berasal dari kata Yunani "chroma" yang berarti warna, karena lapisan ini memancarkan cahaya kemerahan. Lapisan ini biasanya hanya bisa dilihat saat terjadi gerhana matahari total. Suhunya justru meningkat seiring dengan ketinggiannya, dari sekitar 6.000 menjadi 20.000 derajat Celcius
Korona
Lapisan atmosfer terluar dari Matahari. Korona membentang jutaan kilometer ke luar angkasa dan suhunya sangat panas, bisa mencapai 1 hingga 3 juta derajat Celcius (jauh lebih panas daripada fotosfer). Lapisan ini tampak seperti mahkota cahaya putih cemerlang yang mengelilingi Matahari saat terjadi gerhana matahari total. Angin matahari (solar wind) bermula dari lapisan ini.
Lidah Api/ Prominensa/ Flare
Lidah api atau prominensa adalah struktur gas raksasa yang sangat terang, berwujud seperti lengkungan pita atau cincin raksasa yang menonjol keluar dari permukaan Matahari (fotosfer) menjulur ke bagian atmosfer terluar Matahari (korona). Meskipun namanya "lidah api", fenomena ini sama sekali tidak terbuat dari api seperti pembakaran di Bumi. Lidah api ini sebenarnya adalah plasma, yaitu gas bermuatan listrik yang sangat panas. Plasma ini terperangkap, diangkat, dan dibentuk oleh medan magnet Matahari yang sangat kuat dan melilit kompleks. Medan magnet ini bertindak seperti struktur penopang tak kasat mata yang menahan plasma panas tersebut agar tetap melayang di atas permukaan.
Jika materi dari letusan lidah api ini melesat mengarah ke Bumi, partikel bermuatan listriknya akan bertabrakan dengan perisai medan magnet Bumi. Tabrakan inilah yang menciptakan pertunjukan cahaya indah di langit kutub yang kita kenal sebagai Aurora. Namun, dalam skala yang lebih ekstrem, badai partikel ini dapat mengganggu sinyal GPS, merusak komunikasi satelit, menonaktifkan jaringan radio, bahkan memicu pemadaman listrik massal di Bumi.

Mainkan kedua game berikut untuk mengetahui pemahaman kamu tentang bintang dan matahari
Tonton video ini untuk mengetahui bagaimana aurora terlihat
Created by: Rionna